Showing posts with label tokoh papua. Show all posts
Showing posts with label tokoh papua. Show all posts

Friday, August 14, 2020

Mengenal Kekayaan dan Kebudayaan Papua melalui Live Streaming Wonderful Papua Bersama Econusa dan Blogger Perempuan Network

Amole!

Puji Tuhan, Alhamdulillah tulisan saya yang berjudul Pasar Mama Papua sebagai Tujuan Destinasi Ekowisata Papua terpilih menjadi salah satu tulisan terbaik diantara ratusan tulisan yang masuk ke panitia penyelenggara Kompetisi Menulis "Wonderful Papua Destinasi Wisata Hijau" yang diselenggarakan oleh Econusa dan Blogger Perempuan Indonesia. Kompetisi ini berlangsung dari tanggal 1-31 Maret 2020 lalu. 

Oh ya Econusa adalah sebuah Yayasan  berpusat diJayapura, Papua yang sangat peduli terhadap pelestarian alam terutama Hutan dan Laut Papua. Blogger Perempuan Network (BPN) adalah wadah tempat para blogger Indonesia berkumpul, menginspirasi , bertumbuh bersama. Econusa dan Blogger Perempuan Indonesia berkolaborasi menyelenggarakan kompetisi ini.

Dan untuk masing-masing tulisan terbaik yang masuk, peserta berhak mendapatkan Hampers dari Econusa x BPN. Hampers berisi tas kain ramah lingkungan, agenda dan Kopi Wamena. Terimakasih Econusa dan Blogger Perempuan Indonesia, hadiahnya unik dan berguna banget!

Kopi Wamena yang Wangi dan Sedaaaaap

Kopi Wamena adalah kopi jenis Arabica yang tumbuh  di pegunungan Jayawijaya,Wamena diatas ketinggian 1400-2000 meter diatas permukaan laut. Kopi Wamena termasuk kopi organik artinya kopi ini dibudidayakan oleh masyarakat lokal menggunakan kompos / pupuk alami tanpa penggunaan pupuk kimia / pestisidia kimia. Kopi ini wangi sekali mirip dengan kopi Amungme Gold yang pernah saya sambangi produksinya melalui tulisan ini Proses Produksi Kopi Amungme Gold dan Pengen Nyobain Kopi Amungme Gold?

Untuk percobaan pertama Kopi Wamena saya buat menjadi minuman Bajigur yang sedap di dampingi kue Coe khas Maluku karena kebetulan ada bahan-bahannya didapur. Bajigur merupakan minuman tradisional Indonesia dari daerah Jawa Barat. Kerap disajikan diwaktu santai terutama saat udara dingin. Biasanya disandingkan dengan pisang dan ubi rebus. 

Bajigur dihidangkan dalam keadaan hangat. Sebaiknya dibuat untuk satu kali penyajian, karena cita rasanya akan berbeda jika dihangatkan berkali-kali. Bajigur mengandung jahe rimpang tanaman Zingiber officinale ini berkhasiat antara lain merangsang pelepasan hormon adrenalin, sehingga memacu pelebaran pembuluh darah. Aliran darah bergerak lebih lancar dan tekanan darah menurun. Jahe biasanya digunakan untuk mengobati rematik dan gangguan pencernaan. Daun pandan selain memberi aroma wangi juga bermanfaat sebagai tonikum dan merangsang nafsu makan (Sumber: Herbal Indonesia Berkhasiat, bukti Ilmiah dan Cara Racik Volume 10, Halaman 40, Penerbit Trubus,  Desember 2012)

Kopi Wamena saya kreasikan menjadi Bajigur
Kopi Wamena saya kreasikan menjadi Wedang / Minuman Bajigur yang berkhasiat untuk kesehatan

Selain dapat Hampers, panitia lomba memberikan secara cuma-cuma resep-resep berbahan dasar Kopi Wamena seperti di bawah ini :)


Nah teman-teman bisa simpan dan bagikan Resep-resep sehat diatas, selain kopi Wamena bisa juga kok menggunakan kopi yang lain. Hampers sudah, resep Kopi sudah, eh ternyata tidak berhenti sampai disitu panitia juga mengundang peserta yang terpilih ke acara Zoom meeting  "Wonderful Papua Blogger Gathering, Papua Destinasi Wisata Hijau" pada tanggal 7 Agustus 2020 lalu.

Undangan ini pun disampaikan melalui Whatsapp / email jauh-jauh hari sebelum Zoom Meeting berlangsung sehingga peserta mempunyai kesempatan untuk mempersiapkan diri. Melalui email, peserta juga di beri informasi antara lain tentang susunan acara. Saya sangat menghargai jerih payah para panitia. Sekali lagi saya ucapkan terimakasih.

Diundang ke Acara Blogger Gathering "Wonderful Papua, Papua Destinasi Wisata Hijau"

Mengingat kita masih dalam masa pandemi, pilihan bertemu secara online merupakan bukan lagi pilihan tapi demi keamanaan masing-masing peserta. Para peserta bisa hadir melalui aplikasi Zoom dimana para peserta bisa mengikuti quiz, saling menyapa antara peserta dan bisa bertanya pada nara sumber. 


Acara ini berlangsung pada tanggal 7 Agustus 2020 lalu, pukul 15.00 WIB-16.30 WIB, diakses melalui platform Zoom , sedangkan untuk masyarakat umum bisa menyaksikan acara ini melalui Youtube Live Streaming. Acara ini dihadiri oleh pembicara yang ciamik seperti

Bapak Kristian Sauyai, Ketua Asosiasi Homestay Raja Ampat
Bapak Bustar Maitar, CEO Econusa
Alfa Ahoren, Perwakilan anak muda Papua

Dan yang ternyata bikin saya surprise, Moderator acara ini ternyata adalah Jeni Karay, seorang media social influencer yang pernah saya tulis profilnya melalui tulisan yang berjudul 10 Daftar Instragram Influencer yang Menyuarakan Papua, wah senang sekali rasanya bisa bertemu dan menyapa Jeni secara langsung. Jeni menyapa saya dengan Tante hehehe karena saya dan Jeni masih bersaudara, tapi karena kesibukan masing-masing jarang bertemu. Terakhir saya bertemu Jeni saat di Salatiga, itupun sebentar sekali. Jadi pertemuan virtual seperti ini menjadi kesempatan untuk lebih mengenal Jeni. 

Seperti apa acaranya, mari kita lihat sama-sama Live Streaming "Wonderful Papua" berikut ini!


Pesan-Pesan Pelestarian Lingkungan dari  Masing-masing Pembicara Acara

Berikut adalah beberapa poin yang menurut saya menarik dari masing-masing Pembicara, saya akan rangkum dari masing-masing perspektif pembicara. 

Bapak Bustar Maitar "Pentingnya Tulisan sebagai Media Advokasi Pelestarian Alam Papua"

Selemah-lemahnya iman sesorang, melalui tulisan sesorang bisa mengajak orang lain untuk peduli terhadap kondisi Hutan Papua yang tidak bebas ancaman. Hutan Papua merupakan benteng terakhir yang harus dijaga mengingat hutan di Sulawesi, Sumatra sudah habis. Salah satu hutan yang menjadi perhatian kita adalah Hutan Malagufuk di Kabupaten Manokwari. Hutan ini sebetulnya merupakan bagian dari Ekowisata Malagufuk yaitu tempat dimana kita bisa mengamati burung cenderawasih secara langsung (bird watching).

Saat ini Ekowisata Malagufuk mengalami overlaps yaitu kedepannya akan ada rencana pembangunan perkebunan sawit didaerah ini. Seperti yang kita ketahui perkebunan kelapa sawit merupakan pertanian monokultur yang bisa mengganggu keberagaman satwa yang ada dihutan. Kita tahu pasti bahwa jika terjadi ketidakseimbangan dialam, maka efeknya akan berpengaruh tidak saja pada satwa endemik, tapi juga berpengaruh luas pada tumbuh-tumbuhan /flora, masyarakat disekitar hutan. Oleh karena itu para pembaca budiman, ayo kita bantu menyebarkan informasi tentang pentingnya kita menjaga hutan. Kita dorong pemerintah untuk melarang pembangunan perkebunan sawit yang merusak lingkungan. Seperti apa Ekowisata Malafuguk? Kita saksikan vidio ini sama-sama ya :)


Bapak Kristian Sauyai "Peran Homestay dalam Ekowisata Raja Ampat Papua"

Untuk kalangan awam, beda Homestay, Guesthouse, Hotel, Hostel, Resort bisa jadi membingungkan. Homestay sebetulnya mirip dengan Guesthouse. Guesthouse merupakan bentuk penginapan berupa rumah biasa, yang sebagian rumah-rumahnya disewakan kepada tamu. Biasanya pemilik guesthouse tinggal dibangunan yang sama. Guesthouse umum dikelola oleh keluarga pemilik. Fasilitas yang ada sering kali dapat digunakan oleh semua tamu yang menginap. Beda Homestay dengan Guesthouse, biasanya tamu akan menghabiskan waktu lebih lama di Homestay daripada di Guesthouse. Selain itu Homestay sering digunakan pelajar asing untuk mempelajari kebudayaan setempat (Sumber Artikel Tribun News).

Menginap di Homestay sangat besar andilnya dalam Ekowisata Papua dibandingkan jika kita menginap di Hotel/Resort yang pemiliknya bisa jadi adalah perusahaan asing bermodal besar. Pemilik Homestary rata-rata adalah penduduk lokal yang tinggal berdekatangan dengan Ekowisata. Efek yang paling jelas adalah perekonomian para masyarakat lokal bisa terangkat jika kita menginap di Homestay. Keuntungan mungkin tidak seberapa namun pelan tapi pasti dari keuntungan tersebut pemilik homestay bisa menggunakannya untuk menambah fasilitas yang ada di  Homestay misalnya membeli perlengkapan selam / snorkeling. Penambahan fasilitas ini tentung meningkatkan daya saing Homestay dengan penginapan jenis lainnya.  Homestay juga umumnya dibangun menggunakan material yang ramah lingkungan sehingga tidak merusak alam. 

Dalam menjalankan usahanya Bapak Kristian menemui beberapa kendala seperti persaingan harga dengan Resort. Bahkan sebuah Resort pernah menurunkan harga hingga setara dengan tarif Homestay. Hal ini tentu merugikan pemilik Homestay. Untuk itu mungkin perlu regulasi dari Dinas Pariwisata terkait sehingga tidak terjadi perang harga yang merugikan salah satu pihak. Fasilitas yang kurang lengkap di Homestay juga bisa mempengaruhi keputusan seseorang untuk menginap diHomestay. Menurut Bapak Kristian, tamu orang asing terutama suka menyelam di Raja Ampat sehingga fasilitas snorkeling jika ada bisa menjadi nilai tambah bagi para tamu yang menginap. Kendala lainnya adalah bahasa. Rata-rata tamu di homestay adalah tamu asing sehingga penguasaan Bahasa Asing terutama bahasa Inggris wajib dimiliki oleh pemilik homestay.

Ingin tahu bagaimana sebuah Homestay diPapua  mengubah jalan pikir seorang mantan penebang hutan liar ? Simak vidio Econusa berikut ini ya :), jangan lupa untuk subsribe dan bantu sebarkan di sosmed kamu.


Alfa Ahoren "Peran Anak Muda dalam Menjaga Ekosistem  Alam Papua"

Alfa Ahoren adalah sosok wanita muda Papua inspiratif yang berasal dari Manokwari, Papua Barat. Dalam aksinya mendaki gunung Arfak dikabupaten Thambrauw, Papua Barat, Alfa berbagi pengalamannya yang indah salah satunya adalah mengamati satwa endemik Papua yaitu Burung Cenderawasih. Burung Cenderawasih ini ada berbagai macam jenis, salah satunya adalah Burung Pintar. Burung Pintar mempunyai kepandaian menata sarangnya dengan benda-benda yang dipungut menggunakan paruhnya untuk menarik perhatian lawan jenisnya. 

Selain satwa, dipegunungan Arfak juga kaya dengan tumbuh-tumbuhan seperti jamur, buah-buahan, aneka jenis bunga. Menurut Alfa Ahoren peran anak muda sangat besar bagi pelestarian Alam Papua. Masyarakat lokal erat kaitannya dengan hutan karena dari hutanlah mereka menggantungkan hidupnya. Oleh karena itu kaum muda wajib ikut serta menjawa ekosistem dengan tidak membuang sampah sembararangan dan ketika berkunjung ke sebuah obyek wisata diPapua sebisa mungkin menjaga agar satwa endemik tidak terusik dengan kedatangan kita. Kaum pemuda juga diharapkan peduli lingkungan dan kesadaran itu datangnya dari diri sendiri. Pemuda juga harus memiliki mindset bahwa tujuan pelestarian alam itu mempunyai cita-cita yang panjang kedepan yaitu hingga ke anak cucu. Karena anak cucu kitalah yang akan mewarisi bumi Papua yang indah dan kaya ini.

Ingin tahu lebih jauh tentang pegunungan Arfak? Vidio dari Econusa ini bisa dijadikan referensi.

Nah seru sekali kan, acara diakhiri dengan sesi tanya jawab antara pembicara dengan peserta. Sayang sekali waktu itu koneksi intenet saya buruk jadi saya tidak siap dengan pertanyaan. Sebagai orang yang pernah tinggal diPapua saya setuju dengan pernyataan saudari Alfa bahwa setiap orang mempunyai peran dalam melestarikan lingkungan, besar maupun kecil dan itu dimulai dari diri sendiri. Dalam keseharian saya sudah biasa membawa tas belanja untuk mengurangi plastik dan mengelola sampah dapur menjadi kompos. Saya sadar bahwa tindakan saya ini tidak saja berguna untuk saya  saat ini, tapi untuk anak cucu saya, untuk generasi mendatang.

Saya setuju banget dengan para pembicara kalau Papua itu kaya dengan budaya dan alamnya oleh karena itu penting bagi kita untuk terus menulis tentang Papua. Dan teruntuk pembaca blog saya yang budiman, yang mungkin dalam masa pendemi Covid 19 ini tidak bisa kemana-mana bisa menonton vidio-vidio diatas ya, dari sekarang nabungnya. Kelak jika sudah bisa diatasi pandemi ini, kita sudah siap dengan dana liburannya. Amiiiin.


Solo, 15 Agustus 2020

Chandra Malini



Sumber Artikel

1. Buku Herbal Indonesia Berkhasiat, bukti Ilmiah dan Cara Racik Volume 10, Halaman 40, Penerbit Trubus,  Desember 2012)

2.https://travel.tribunnews.com/2018/02/10/biar-ga-salah-pesan-kenali-perbedaan-hotel-hostel-guesthouse-homestay-hingga-bb

3. Video diambil dari Channel Youtube Econusa

Monday, December 3, 2018

10 Daftar Akun Instagram Inspiratif yang Menyuarakan Papua


Amole!

Mengenal Papua dari dekat bisa dilakukan dengan memfollow akun-akun ini lho. Meskipun tidak  100 % mereka ini asli orang Papua, ada yang asli , ada yang bule, ada yang pendatang tapi persamaan  mereka adalah mereka CINTA PAPUA! Siapa saja mereka? yuk kita cari tahu.

Instagram: @alenia259


1. Nia Zulkarnaen Sihasale dan Ari Sihasale
    IG Account: @alenia259, @aleniapicture, @aleniapapuacoffee
    Jumlah Follower saat ditulis: 139.000 ++  pengikut
    Website/Blog: www.alenia-pictures.com (akan dirilis )

Nama Nia Zulkarnaen & Ari Sihasale tidak asing di telinga pecinta film Indonesia tempo dulu. Mereka adalah aktris dan aktor yang terkenal karena memainkan cukup banyak film terkenal. Sejak menikah dengan Ari Sihasale yang juga seorang musisi, mereka mendirikan rumah produksi film yaitu Alenia Picture. Denias, Senandung di Atas Awan adalah salah satu film hasil rumah produksi mereka dan juga yang cukup terkenal adalah ALENIAS JOURNEY, UNCOVER PAPUA. Yang menceritakan perjalanan mereka menyusuri daerah-daerah di Papua, berinteraksi dengan masyarakat sekitar serta kisah-kisah menarik sepanjang perjalanan.

Didunia kuliner mereka berdua membuka resto Papua bernama Alena Papua Coffee and Kitchen. Menu Andalan mereka tidak lain adalah Papeda dan Kopi Papua yaitu Amungme Gold.

Instagram: @jenikaray


2. Jeni Karay
    IG Account: jenikaray
    Jumlah Follower saat ditulis: 70.600 ++ pengikut
    Website/Blog: www.jenikaray.com

Jeni Karay adalah sepupu saya dari keluarga Almarhum Ayah saya. Besar dan Lahir di Jayapura. Saat ini Jeni mengenyam pendidikan S2 di sebuah universitas swasta di Jawa Tengah. Jeni sangat concern terhadap pendidikan di Papua serta mempunyai minat yang besar dibidang fotografi, musik dan penulisan.

Jeni adalah seorang penulis yang tekun. Melalui websitenya www.jenikaray.com, Jeni menulis tentang apa saja terutama dinamika anak muda dari kacamatanya. Tulisannya menarik dan cenderung puitis. Melalui tulisannya, Jeni berharap banyak anak muda dapat mengisi waktunya dengan kegiatan yang positif dan memaknai hidup. Memotivasi itu inti dari blognya. Dan menurut opini saya blognya sangat bagus, rapi dan terkonsep. Apa ya kira rahasia kak Jeni untuk meningkatkan follower di Instagram? Jawabannya adalah cukup sederhana yaitu konten yang menarik secara konsisten. Nah boleh dicoba itu...

Ayo follow kak @jenikaray yaaa....dijamin nambah pengetahuan tentang Papua.

Instagram@Razchool_04


3. Charles Toto
    IG Account: @Razchool_04, @papuajcc
    Jumlah Follower saat di tulis: 2700 ++
    Website/Blog: -

Nama asli pemilik akun @Razchool_04 dan @papuajcc ini adalah Charles Toto. Beliau adalah seorang jungle chef yang keluar masuk hutan untuk mengenalkan keragaman kekayaan hutan alami Papua ke dunia luar.  Charles Toto mampu menyajikan masakan dari hutan menjadi makanan yang enak dan tampilannya enak dipandang.

Pada tahun 2006, Charles mendirikan Papua Jungle Chef Community (JCC) yang menyediakan pelatihan bagi  120 penduduk lokal agar mereka dapat memasak untuk turis baik digunung maupun dipantai. Bagi Charles Toto, berburu dan mencari makanan didalam hutan adalah cara yang lebih ramah lingkungan, berkelanjutan daripada hanya makan-makanan instant/kalengan. Charles mendapati banyak turis yang datang dalam misinya ke Papua, sring membawa makanan instant lalu Charles mendapatkan ide kenapa tidak para turis itu makan makanan dari apa yang sudah ada dihutan. Sejak itu pula, Charles mulai menemani para turis terutama dalam menyediakan makanan yang alami dan sehat dari hutan.

Hutan Papua menurut Charles Toto menghadapi tantangan antara lain mulai menyempitnya lahan hutan Sagu karena digantikan oleh Minyak Sawit. Untuk itu Charles terus memperjuangankan supaya kekayaaan Hutan Papua dari tangan tangan yang hanya ingin mencari keuntungan semata tanpa melihat apa yang ada didalam Hutan.
Instagram: suku_dani

Instagram: @suku_dani
4. Daniel James Maxey atau Suku Dani
   IG Account : @suku_dani
   Jumlah Follower saat ditulis: 134.000 ++
   Website/Blog:  http://rootsmanproject.blogspot.com/

Saya pernah menulis tentang Suku Dani di Blog ini juga. Anda bisa membacanya kembali dengan klik link berikut.kenalan-yuk-dengan-suku-dani-bule-kocak.html.

Suku Dani adalah warga keturunan Kanada, Amerika Serikat yang besar di kota Wamena, Papua.  itu jangan kaget kalau Suku Dani fasih dalam berbicara dalam logat Papua yang kental. Melalui akun Instagramnya, Suku Dani sering melemparkan banyolan ala Papua (MOP Papua), selain itu Suku Dani juga merupakan musisi Reggae. Bersama teman-temannya melahirkan beberapa lagu yang dapat dilihat melalui Channel You Tube Suku Dani

Daniel juga tokoh yang peduli lingkungan, sering mengampanyekan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan terutama di laut. Saya juga sepedapat dengan kak Daniel, Papua juga darurat sampah seperti daerah-daerah lain di Indonesia.

Instagram: @maria.watem

Instagram: @maria.watem
5. Maria Watem
    IG Account: @maria.watem
    Jumlah Follower saat ditulis: 3757 ++
    Website/Blog: -

Saya kenal Maria Watem karena penjelajahan saya di Instagram. Maria Watem saat tulisan ini saya susun, tinggal di Raja Ampat, daerah di Papua yang sangat terkenal dengan keindahan pantainya.  Dan bukan kebetulan kalau kak Maria adalah seorang guide tour Raja Ampat. Hal itu terlihat dari beberapa postingannya berlattar belakang pantai Raja Ampat.

Maria mempunyai ketertarikan dalam bidang Fashion, Travelling juga seorang model dan alumni Indonesia Model Search Papua 2017.
Instagram: @eddydeda

6. Eddy Deda
    IG Account: @eddydeda
    Jumlah Follower saat ditulis: 2917 ++
    Website/Blog: https://nokentraveller.wordpress.com

Saya kenal kak Eddy juga karena penjelajahan saya di Instagram. Kak Eddy adalah seorang lulusan Akuntansi yang bekerja di bidang pertambangan (swasta) dan diluar itu beliau saat ini memimpin paduan suara terkenal dari Papua yaitu "Iyakoko Patea Choir".

Iyakoko Patea Choir adalah kelompok paduan suara yang disupport oleh PT.Freeport dan kontraktornya. Susunan anggota terdiri dari karyawan PT. Freeport Indonesia juga masyarakat umum melalui seleksi masuk. Iyakoko Patea diambil dari bahasa Kamoro yang artinya suara merdu.

Karena profesinya tersebut Kak Eddy sudah melalang buana hingga ke 5 benua. Foto-foto Instagramnya banyak berlattar belakang perjalanan kak Eddy dalam mengemban misinya mewakili Papua dan Indonesia.

Kak Eddy juga seorang penggemar Batik Papua, Noken dan sering kali mempostingkannya di akun Instagramnya. Menurut saya ini bagus karena anak-anak muda jadi tahu Batik Papua dan Noken.

Kak Eddy juga sosok yang humoris lho, karena itu saya menuliskan sosok kak Eddy disini. Barangkali Anda butuh hiburan lucu bisa follow akunnya ya :)

Instagram: @fiona.callaghan


7. Fiona Callaghan
   IG: fiona.callaghan
   Jumlah Follower saat ditulis: 6772 ++
   Website: www.fionacallaghan.com

Fiona adalah salah satu finalis Putri Indonesia 2009 yang juga seorang model. Nama aslinya adalah Fiona Euis Tjantiari Callaghan, wanita kelahiran Kinabalu, Malaysia 25 Maret 1985.

Baru-baru ini Fiona mendapatkan gelar kehormatan Seiserei dari Suku Asmat. Seiserei artinya tokoh kepala perang wanita. Cesma Couc adalah tokoh kepala perang lainnya. Diberi gelar demikian sebagai teladan untuk para wanita, seorang ibu dan perempuan yang berani melawan munsuh pada saat terjadi perang suku.

Seiseri juga digambarkan sbg wanita pemberani dalam mempertahankan wilayah dengan penuh strategi serta mampu mempertahankan diri sebagai seorang wanita.

Namun dengan kerendahan hati gelar bukanlah tujuan utama namun lebih pada kewajiban sebagai manusia untuk berbuat baik, kilah Fiona.

Instagram: @anak.lembah


8. Anak Lembah
   IG Account: anak.lembah
   Jumlah Follower saat ditulis :  4657++
   Website: Tidak / Belum ada

Nama pemilik asli pemilik akun ini adalah Brian Vanly Sahertian. Kak Brian sangat menyukai kegiatan outdoor serta fotografi.  Dengan pemandangan lembah Baliem, Wamena, Papua.

Dari situs Wikipedia dikatakan bahwa Lembah Baliem adalah merupakan lembah di pegunungan Jayawijaya. Lembah Baliem berada di ketinggian 1600 meter dari permukaan laut yang dikelilingi pegunungan dengan pemandangannya yang indah dan masih alami. Suhu bisa mencapai 10-15 derajat celcius pada waktu malam.
Lembah ini dikenal juga sebagai grand baliem valley merupakan tempat tinggal suku Dani yang terletak di Desa Wosilimo, 27 km dari Wamena, Papua. Selain Suku Dani beberapa suku lainnya hidup bertetangga di lembah ini yakni Suku Yali dan suku Lani.
Lembah adalah wilayah sekitar 80 km persegi dengan panjang sebesar 20 km dengan lebar 40 km dan terletak di ketinggian sekitar 1,600-1,700 m, dengan populasi sekitar 100.000 jiwa.
Penemuan Lembah Baliem dan kehadiran tak terduga dari populasi yang besar pertaniannya ditemukan oleh ekspedisi ketiga zoologi Richard Archbold untuk New Guinea pada tahun 1938. Pada tanggal 21 Juni sebuah selatan penerbangan udara Reconnaissance dari Hollandia (sekarang Jayapura) menemukan apa ekspedisi disebut 'Grand Valley'. Secara bertahap kemudian lembah sejak itu telah dibuka terbatas untuk pariwisata yaitu dengan adanya Festival Lembah Baliem

Foto-fotonya tajam dan cantik serta mampu memotret keindahan lembah Baliem. Salah satu yang pernah difoto oleh Kak Brian adalah Festival Lembah Baliem yang cukup terkenal itu.

Festival Lembah Baliem awalnya merupakan acara perang antarsuku Dani, Lani, dan Suku Yali sebagai lambang kesuburan dan kesejahteraan. Sebuah festival yang menjadi ajang adu kekuatan antarsuku dan telah berlangsung turun temurun namun tentunya aman untuk Anda nikmati.
Festival Lembah Baliem berlangsung selama tiga hari dan diselenggarakan setiap bulan Agustus bertepatan dengan bulan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia. Awalnya pertama kali digelar tahun 1989. Yang istimewa bahwa festival ini dimulai dengan skenario pemicu perang.
Dan saya melakukan wawancara dengan kak Brian via IG dan berikut hasil wawancara singkat saya dengan kak Brian:

          Saya:" Kak boleh tahu motivasi kakak untuk berkarya melalui Akun Instagram Anak Lembah 
                   lattar belakang dibuatnya akun Anak Lembah"?
Brian: " Waktu awal main Instagram saya menggunakan nama asli saya sebagai nama Akun Instagram saya. Awal foto-fotonya sebenarnya foto-foto kegiatan saya sehari-hari yang saya bagikan, makin ke sini saya makin bosan dengan apa yang saya posting di Instagram saya.
"Tidak ada kepikiran sebenarnya mau buat akun Instagram seperti sekarang ini.  Semua berjalan tanpa direncanakan, kebetulan saya dan teman-teman suka jalan dan suka foto-foto.  Yah saya pikir kenapa tidak hasil foto-foto alam dan pemandangan di Wamena tidak saya posting di akun saya"
"Mulai deh saya posting foto-foto jalan-jalan kami di Wamena.  makin ke sini konten yang saya posting di akun saya lebih tentang alaman di Wamena.  Kebetulan ada sahabat yang lebih dulu menjadi contect creator, dia suka travelling dan hasil travellingnya itu dia posting di Instagramnya.  melihat hasil foto-foto saya di Instagram, sahabat saya ini menyarakan kenapa tidak untuk memperkenalkan Wamena lebih luas lagi lewat Instagram "
 " Termotivasi dari sahabat saya inilah saya mulai serius untuk memperkenalkan Wamena yang mulai dari budaya dan alamnya sendiri.  dan kepikiran buat saya untuk mengganti Akun Instagram saya menjadi "Anak Lembah".  Kenapa Anak Lembah karena Wamena terletak di lembah dan sering juga disebut Lembah Baliem jadi saya mengganti nama akun di Instagram saya menjadi Anak Lembah
Saya:  "Bisa cerita sedikit tentang kak Brian, aslinya dari mana dan udah berapa lama tinggal di Wamena?
Kak Brian: "Saya aslinya dari Maluku (Ambon) kak. Saya lahir dan besar di Wamena.  Orang tua saya sudah lama merantau disini.  Buat anak-anak yang sudah lahir dan besar di Wamena kami menyebut diri kami LABEWA (Lahir Besar Wanena) dan singkatan ini sudah banyak diketahui hampir semua masyarakat di Papua.  Yah saya Labewa ☺
Saya:  "Boleh tahu kamera yang dipakai untuk ambil foto apa ya mereknya ddan kakak belajar fotografi dari mana?
Kak Brian: "Untuk kamera, saya menggunakan kamera jenis Mirrorless (Canon EOS M-10).  Saya otodidak belajar dalam hal fotografi dan mengedit semua foto-foto saya kak.  Kecintaan saya terhadap kota kelahiran saya Wamena membuat saya untuk berkarya melalui akun Instagram saya.  Saya bersyukur setidaknya makin kesini orang-orang di daerah lain di Indonesia bahakan di belaha dunia sudah banyak mengenal kota kelahiran saya Wamena.  Terbukti juga dari banyak yang sering kontak saya di Instragam menangyakan tentang Wamena dan ketertarikan mereka untuk datang ke Wamena.  Tak banyak yang saya bisa buat untuk kota kelahiran sya yag saya sudah anggap sebagai daerah saya sendiri dibandingkan daerah asal saya.  kecintaan saya terhadap Wamena lebih membuat saya untuk lebih mau memperkenalkan kedindahan Wamena, masyarakatnya, budayanya, alamnya supaya lebih dikenal lagi bnayak orang dan bisa megunjungi kota Wamena.
          Saya: "Terima kasih atas jawabannya kak Brian"
          Kak Brian: " Mungkin itu yang bisa saya jelaskan. Terimakasih kak. Good Bless (Tuhan                    Memberkati"
Saya: "Sama-sama kak"

9. Book for Papua
    IG: @bookforpapua_
    Jumlah follower saat ditulis: 20.400 ++ pengikut
    Blog: www.bookforpapuaproject.blogspot.com
    Pendiri: Rispa Satrya

Melalui situs kitabisa.com, BookforPapua adalah gerakan sosial untuk membantu pendidikan baca tulis bagi anak anak dipedalaman sejak 2012, saat ini sudah mempunyai 4 rumah sederhana dipedalaman Papua yang berlokasi di Kabupaten Asmat, Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya dan Nabire.

Melalui laman Instagram, kita diajak untuk melihat realitas pendidikan di Papua yang jauh tertingggal.  Padahal kita tahu pendidikan adalah salah satu pilar kehidupan yang sangat penting bagi kehidupan.  Untuk itu perlu kerjasama dari semua pihak untuk bersama-sama bergandeng tangan untuk menjadi lebih baik.

Donasi yang diperlukan dalam bentuk buku bacaan, alat tulis, baju layak pakai, mainan edukasi dll.  Untuk itu ayo follow @bookforpapua jika kamu tertaruk untuk membantu pendidikan diPapua

Instagram: @michaeljpapua


10. Michael Herman Jakarimilena
   IG:@michaeljpapua
   Jumlah Follower saat ditulis: 46.800++ pengikut
   Youtube Channel: Michael Jakarimilena

Dilansir dari situs wikipedia; Michael Herman Jakarimilena lahir di Jayapura, 13 Juli 1983 adalah penyanyi Indonesia. Michael terkenal karena setelah menempati tempat kelima pada Indonesia Idol musim pertama yang di adakan oleh RCTI. Ia turut pula bermain dalam Film Denias, Senandung diatas awan dan berperan sebagai ayah Denias.

Sebagai seorang penyanyi Michael membawa nama Indonesia terutama Papua ke masyarat International. Berbagai negara sudah dikunjungi, dalam kunjungannya Michael mempunyai misi yaitu agar masyarakat tahu lebih banyak tentang Papua, tentang tantangan dan hambatan yang ditemui saat ini.  Michael juga orang yang peduli lingkungan. Hal itu terbukti dengan seringnya beliau memposting bertema lingkungan.

Nah sekian 10 tokoh Inspiratif yang mengangkat Tema Papua di Media Sosial terutama Instagram. Jika Anda mempunyai tokoh lain, bisa info ke saya melalui Akun Instagram saya @timikaunique.

Salam,
Ibu Chandra


Timikaunique di bukalapak.com

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...