Friday, May 11, 2012

Menjahit Baju Anak dengan kain batik Papua

Amole!

Hallo pecinta Batik Papua, apa kabar?

Sebenarnya saya masih hutang untuk mempostingkan koleksi Batik Papua bahan tissue / satin tapi masih ada beberapa hal yang masih perlu di edit kembali jadi untuk saat ini, saya ingin berbagi cerita pengalaman saya menjahit baju anak menggunakan kain batik papua.

Ada 2 baju anak yang akhirnya bisa terselesaikan juga dan senang sekali rasanya. Baju pertama adalah baju biru berikut ini yang saya buat untuk anak pertama saya Rakhma, yang berusia 4 tahun. Kain yang diperlukan   kurang lebih 1 meter.

Mengapa saya pilih model ini karena saya suka dengan kancing-kancing yang didepannya itu. Untuk motif saya pakai kain yang saya punya. Senang sekali karena baru pertama kalinya belajar bikin lengan-lengan berkerut, lalu pasang roknya. Tapi sayang kainnya kurang jadi untuk rok tidak bisa dibuat model lipit-lipit dan memutuskan untuk dibuat rok span supaya anakku bisa bergerak leluasa.

Satu lagi saya itu meskipun tahu kalau menggunakan kain batik papua itu harus ngepas-in motif (karena motifnya satu arah) tapiiiiii saat praktek kadang ada yang kelupaan sehingga antara atas dan bawah tidak pas motifnya. Tapi saya janji pada diri saya sendiri untuk percobaan ke 2 harus betul-betul saya perhatikan masalah motif tersebut.


Dan untuk baju kedua saya memilih untuk mempraktekkan model baju seperti di bawah ini. Baju untuk anak saya yang ke-2, Sausan. Usianya 1.5 tahun. Kain yang diperlukan 1 meter (masih sisa cukup banyak karena sudah ada kain kombinasi putih).

Ada aksen lipatan-lipatan kain di dada, dan membuatnya itu butuh waktu untuk setrika-jahit-setrika-jahit hehehe. Tapi hasilnya cukup rapi meskipun saya sadar kalau kain yang saya pakai agak ketebalan. Saya kesulitan mencari kain katun warna putih dengan ketebalan yang saya inginkan di toko-toko kain disini.
Dan inilah hasilnya. Lumayan cantik bukan? 

Pertama kalinya saya belajar menggunakan risleting Jepang. Awalnya susaaaah banget, harus bongkar lagi dari awal karena risleting masih nyempil keliatan. Lalu saya nyoba jahit kembali dan berhasil! Yaah meskipun   tidak serapi yang saya inginkan.

 Untuk baju ke 2 saya cukup puas dengan hasilnya, motifnya sudah pas, kainnya juga cukup untuk dibuat rok dengan aksen lipit-lipit.

Dan satu hal yang penting banget nich, menjahit baju seperti ini urut-urutannya adalah 
1. buat atasnya dulu plus lengannya
2. Sambungkan rok dengan atasnya
3. Jahit kain untuk aksen ikat pinggangnya
4. Terakhir baru pasang risletingnya

Tahu ga sich penonton, saya kebalik-balik urut-urutannya hehehe. Saya keliru di tahap 1. Saya jahit lengannya belakangan sehingga susaaaah sekali jahitnya karena pinggangnya sudah saya jahit duluan. Padalal tahu sendiri kan pola lengan itu kan melengkung gitu deh. Yaah maklum lah masih 'beginner' dalam jahit-menjahit.



Semoga saya bisa membuat lagi baju anak-anak lainnya lagi, saya terpikir untuk membuat baju dengan aksen kerut-kerut. Sudah terbayang-bayang di pikiran saya nich pecinta Batik Papua hihihi. Baju seperti dibawah ini nich.



Saya juga pengen buat baju 'Maxi Dress' buat diri saya sendiri dengan bahan kain katun batik papua / batik satin. Aaaaaahhhh *terbayang-bayang*

Stay tune di handmade cormer berikutnya ya!

Salam,
Ibu Chandra

4 comments:

Timikaunique di bukalapak.com

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...